Pembelajaran Teknologi Informasi di Perguruan Tinggi; Perspektif dan Pengalaman Fathul Wahid, Teduh Dirgahayu

Home » Pendidikan » >


Mengikat Masa Depan Teknologi Informasi di Indonesia
Mengajar merupakan tantangan yang menarik. Apa yang harus kita
ajarkan? Bagaimana kita mengajarkannya? Untuk apa hal itu diajarkan?
Tantangan apa dalam 5-10 tahun mendatang yang akan kita hadapi
sehingga kita perlu membekali diri dan mahasiswa dengan suatu ilmu dan
ketrampilan tertentu? Mengajarkan ketrampilan yang terpakai saat ini
bisa saja justru menjerumuskan mahasiswa, karena ketika mahasiswa
lulus, tren sudah berubah. Apalagi bidang teknologi informasi (ilmu
komputer/teknik informatika/sistem informasi/sistem komputer/teknologi
informasi) merupakan bidang yang berkembang sangat pesat. Oleh
karena itu, mengajarkan prinsip dasar tidak untuk dicibir dengan:
“Ah…teori!”. Prinsip dasar selalu berlaku ke manapun teknologi
berkembang.
Pengetahuan (knowledge) tersusun atas explicit knowledge (pengetahuan yang telah dikodifikasikan/dibukukan), dan tacit knowledge
(pengetahuan yang tersimpan dalam pengalaman masing-masing orang
dan belum dibukukan). Tacit knowledge merupakan keunggulan yang
sulit dikejar oleh kompetitor. Misalnya adalah jam terbang programmer
(programming hours), tips and tricks, hands-on experience. Bagaimanakah cara kita untuk mengejar jam programming Bill Gates yang puluhan
tahun lalu sudah mencapai 10.000 jam, dan Bill Gates tidak berhenti
programming? Tacit knowledge tidak selalu sepenuhnya dapat diubah
menjadi explicit knowledge. Mengandalkan pada what you do (apa yang
Anda lakukan) – misalnya pemrograman komputer, bukanlah sebuah
keunggulan. Tetapi, bila what you do dikombinasikan dengan how you do
it (bagaimana Anda melakukannya), maka kita dapat berharap memperoleh keunggulan.
Tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan.
Orang bilang, ”Do not predict the future. Invent!”. Jangan meramal masa
depan. Jadilah aktor yang menyusun masa depan!. Seperti hadits Nabi
Muhammad shallallahu alaihi wasallam, ”Ikatlah unta, kemudian baru
bertawakal”, buku ini merupakan koleksi tulisan dosen-dosen Universitas
Islam Indonesisa (UII) untuk mengikat unta masa depan teknologi viii |
informasi di Indonesia, sebelum kemudian bertawakal kepada Allah
subhanahu wata’ala.
Pada ulang tahunnya yang ke-17, Jurusan Teknik Informatika UII telah
berhasil mengoleksi pemikiran, dan pengalaman para dosen yang unik
dan tidak dimiliki oleh perguruan tinggi lain, tidak hanya di Indonesia,
tetapi juga di dunia. UII memiliki pengalaman yang tidak dimiliki oleh
UGM, ITB, UI, ataupun ITS; dan bahkan tidak pula dimiliki oleh MIT,
Cambridge, Oxford, ataupun Harvard. Buku ini merupakan koleksi yang
mengkombinasikan explicit knowledge dan tacit knowledge para dosen.
Buku ini wajib dibaca oleh para dosen bidang teknologi informasi, para
mahasiswa, kalangan industri, serta para pengambil kebijakan pendidikan
teknologi informasi di Indonesia.
BAGIAN 1. PEMBELAJARAN DALAM PERSPEKTIF
Pembelajaran: Terdikte atau Terbimbing?
Research-Based Teaching: Mendekatkan Penelitian dan Pengajaran
Pembelajaran Algoritma dan Pemrograman: Beberapa Pertimbangan
Refleksi Implementasi Student-Centered learning
Pembelajaran Berbasis Skenario: Membingkai Perkuliahan Menjadi
Pengalaman Tak Terlupakan
Paperless, Bukan Alasan untuk Tidak “Mencatat”
Mengapa Belajar Kalkulus? Menghadirkan Motivasi Mahasiswa dalam
Mengikuti
Menjawab Tantangan Karakteristik Multifaset Mahasiswa: Dosen Perlu
Membangun “Jiaozhou Bay Bridge”
Mencari Minat dan Menumbuhkan Semangat Mahasiswa
Dosen sebagai Fasilitator Proses Pembelajaran: Kompetensi Dosen dan
Harapan Mahasiswa
Optimasi Fungsi Aktivitas Praktis dalam Pendidikan Teknologi
Informasi
PENGALAMAN IMPLEMENTASI BERAGAM
METODE PEMBELAJARAN
Pembimbingan Tugas Akhir: Masalah Mahasiswa dan Peran Dosen
Pembimbing
MYOW: Sebuah Alat Transportasi Menuju Dunia Maya yang Nyata
Laboratory-Based Teaching pada Pembelajaran Teknik Pengolahan Citra
Project-Based Learning sebagai Metode Pembelajaran Informatika:
Implementasi dan Evaluasi
Membangun Interaksi Mahasiswa-Mahasiswa: Tugas Bertanya
Improvisasi Pembelajaran Matakuliah Basisdata: Dari “Apa” Menuju
“Mengapa”
Pengalaman Penerapan Student-Centered Learning dalam Matakuliah
Algoritma dan Pemrograman
Pelajaran dari Aplikasi Case-Based Teaching pada Beberapa
Matakuliah
Pendidikan Kewirausahaan Berbasis-Tindakan: Menjembatani Teori
ISBN : 978-979-756-820-7
Tahun terbit : 2012
Harga : Rp 64.800,00
Halaman : X+246

Pemesanan Via SMS dengan Format
Tumbasbuku;Judul;Penulis;Jumlah Pesanan;Nama;alamat ;kota/Kabupaten;Propinsi;Kode Pos
Sms Center 08562954111 BBM 29EF149B


03.22.2014 · Posted in Pendidikan